Siaran Pers: Runtutan Kegiatan Kunjungan Sandiaga Uno ke Lombok, 15 Agustus 2018

Siang hari tanggal 14 Agustus 2018, bapak Taufan Rahmadi founder Temannya Wisatawan melakukan koordinasi terkait kepastian dari bapak Sandiaga Uno tentang kedatangan di Lombok untuk mengunjungi masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Lombok beberapa waktu lalu. Akhirnya diberikan kepastian, bapak Sandiaga Uno akan datang ke Lombok pagi hari Rabu, tanggal 15 Agustus 2018.

Persiapan pun segera dilakukan, karena rentang waktu yang sangat mepet. Jelang sore hari, tim Temannya Wisatawan langsung bergerak cepat berbelanja kebutuhan logistik untuk pengungsi, seperti tenda terpal, alas tidur, selimut, sembako, air bersih, dll. Begitu juga dengan kebutuhan alat transportasi, termasuk transportasi logistik (mobil pick up), dan mobil Innova untuk transportasi bang Sandi dan tim ke titik-titik kunjungan.

Sore hari yang sama, tim juga langsung melakukan survei ke titik-titik yang akan dikunjungi oleh bapak Sandiaga Uno. Ditentukanlah titik SDN 2 Wadon dan Sembalun sebagai titik kunjungan, dan langsung disetujui oleh bapak Sandiaga Uno. Titik kunjungan di Wadon dikoordinasikan oleh Heri Susilo, tokoh muda di Lombok Barat, sementara titik di Sembalun berkoordinasi dengan bapak Dani, tokoh sepuh Lombok Timur.

Dalam penentuan titik kunjungan ini, bapak Sandiaga Uno juga meminta secara khusus untuk bisa melihat langsung kondisi pasar tradisional yang terdampak gempa bumi. Maka, tim juga langsung bergerak untuk meninjau pasar-pasar yang terkena dampak gempa bumi, dan ditentukanlah Pasar Gunung Sari yang akan menjadi salah satu titik kunjungan.

Terkait kunjungan ke Pondok Pesantren Nuruh Hakim Kediri, itu atas permintaan dari gubernur NTB terpilih, bapak DR. Zulkieflimansyah.

Setelah semua titik ditentukan, maka tim segera membuat rencana runtutan acara, dan langsung disetujui oleh bapak Sandiaga Uno dan tim. Persiapan terkait segala kebutuhan logistik, transportasi, dan titik-titik kunjungan ini dituntaskan oleh tim dalam waktu kurang dari 4 jam. Pada petang hari tanggal 14 Agustus, semua persiapan sudah tuntas dilakukan. Tinggal menunggu kedatangan.

Pagi hari Rabu, tanggal 15 Agustus 2018, bapak Sandiaga Uno tiba di Lombok International Airport dengan menggunakan maskapai Garuda Indonesia. Bapak Sandiaga Uno dan rombongan disambut oleh founder Temannya Wisatawan bapak Taufan Rahmadi, serta gubernur NTB terpilih DR. Zulkieflimansyah, dan beriringan keluar melalui jalur publik, bukan jalur VIP.

Usai melayani masyarakat yang ingin berfoto bersama, serta menjawab sejumlah pertanyaan wartawan, rombongan bergegas mengunjungi Pondok Pesantren Nuruh Hakim di Kediri, Lombok Barat. Di pondok pesantren ini, bapak Sandiaga Uno bersilaturahim dengan tokoh-tokoh pondok pesantren, serta memberikan kuliah singkat kepada santri-santri pondok.

Kunjungan bapak Sandiaga Uno ke Pondok Pesantren Nuruh Hakim didampingi oleh bapak DR. Zulkiefliemansyah, bapak Taufan Rahmadi, dan Suryadi JP.

Usai bersilaturahim di Pondok Pesantren Nuruh Hakim, perjalanan dilanjutkan ke Pasar Gunung Sari, untuk meninjau kondisi pasar dan perekonomian warga usai dilanda bencana gempa bumi, didampingi oleh bapak Taufan Rahmadi dan bapak Heri Susilo.

Di Pasar Gunung Sari ini bapak Sandiaga Uno sangat terkesan dengan semangat warga untuk tetap melakukan aktivitas jual beli, meski harus dilakukan secara darurat di luar gedung pasar, karena kondisi gedung yang rusak dan tidak aman untuk digunakan.

Dari Pasar Gunung Sari, perjalanan rombongan dilanjutkan ke SDN 2 Kekait, di Dusun Wadon, Lombok Barat. Jarak antara pasar dan titik ini tidak terlalu jauh, hanya sekitar 1 kilo meter. Di Dusun Wadon ini bapak Sandiaga Uno melihat langsung kondisi masyarakat yang mengungsi usai dilanda bencana gempa bumi. Di tempat ini pula, bapak Sandiaga Uno memberikan bantuan berupa kebutuhan pengungsi, sekaligus berdoa bersama masyarakat agar bencana segera berlalu, dan pembangunan tempat-tempat tinggal kembali dibangun, sehingga kehidupan masyarakat kembali normal.

Kunjungan bapak Sandiaga Uno di Pasar Gunung Sari dan Dusun Wadon ini didampingi oleh bapak Taufan Rahmadi dan bapak Heri Susilo, tokoh muda Lombok Barat.

Dari Dusun Wadon, perjalanan kemudian dilanjutkan ke Lombok Timur, yaitu kecamatan Sembalun, yang terdampak gempa sejak awal, yaitu gempa 6,4 SR, 7 SR, dan 6,2 SR. Perjalanan memakan waktu sekitar 2 jam, bapak Sandiaga Uno di kendaraan didampingi oleh bapak Taufan Rahmadi, banyak berdiskusi tentang persiapan mitigasi bencana untuk NTB, dengan tujuan untuk menekan jumlah korban dan kerugian. Bapak Sandiaga Uno menjelaskan bahwa mitigasi bencana ini harus benar-benar dipersiapkan, diperkuat di perundang-undangan, sosialisasi ke masyarakat, sampai pada persiapan fisik pendukungnya.

Di kesempatan yang sama di perjalanan, bapak Taufan Rahmadi juga memberikan masukan tentang recovery masyarakat pasca gempa bumi yang harus cepat, baik fisik maupun psikisnya. Mengingat, Lombok ini adalah daerah pariwisata, sehingga penting untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat, baik di daerah sampai masyarakat internasional, bahwa Lombok kuat, dan Lombok bisa bangkit.

Sampai di titik kunjungan di Sembalun, bapak Sandiaga Uno langsung melakukan sholat Dhuhur berjamaah di tenda pengungsian, dan kemudian berdialog dengan masyarakat Sembalun di halaman rumah warga yang rusak, di sekitar tenda-tenda pengungsian.

Dalam arahannya, bapak Sandiaga Uno berpesan ke masyarakat untuk tetap semangat melanjutkan aktivitasnya, mengingat Sembalun adalah sumber utama hasil pertanian yang dikonsumsi oleh masyarakat di Lombok. Artinya, apabila Sembalun tidak berproduksi, maka masyarakat se-Pulau Lombok bisa merasakan dampaknya.

Dalam kesempatannya, perwakilan masyarakat Sembalun menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran bapak Sandiaga Uno ke Sembalun, karena sejak gempa ke-2 (7SR), bantuan yang datang ke Sembalun mulai berkurang. Masyarakat juga mengeluhkan tentang rendahnya harga hasil pertanian, sehingga tidak bersahabat bagi petani. Sandiaga Uno berjanji untuk sama-sama mencari solusi terkait itu, agar masyarakat bisa mendapatkan keuntungan dari hasil pertaniannya.

Kedatangan bapak Sandiaga Uno di Sembalun ini didampingi oleh tokoh-tokoh, antara lain: bapak Taufan Rahmadi, H. Rukli Juhadi, Suryadi JP, dan bapak Dani.

Pada kesempatan ini, bapak Sandiaga Uno juga secara simbolis memberikan bantuan berupa sembako dan peralatan kebutuhan pengungsi, dan diterima langsung oleh perwakilan warga Sembalun.

Dari Sembalun, perjalanan kemudian dilanjutkan ke Lombok International Airport, karena bapak Sandiaga Uno dan rombongan sudah harus bertolak menuju Jakarta.

Di Bandara LIA, bapak Sandiaga Uno kembali bertemu dengan DR. Zulkieflimansyah, gubernur NTB terpilih. Sebelum bertolak ke Jakarta, bapak Sandiaga Uno berpamitan dengan bapak Taufan Rahmadi dan DR. Zulkieflimansyah.

Bapak Taufan Rahmadi, founder Temannya Wisatawan menyampaikan rasa terima kasihnya atas kehadiran dan perhatian bapak Sandiaga Uno terhadap warga Lombok yang terdampak bencana gempa bumi, dan tentunya atas kepercayaan bapak Sandiaga Uno kepada tim Taufan Rahmadi untuk mengatur dan merencanakan perjalanan ini ke Lombok.

Bapak Sandiaga Uno bertolak menuju Jakarta pukul 16:30 WITA, menggunakan maskapai Batik Air.

 

Temannya Wisatawan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *